Get Adobe Flash player

SATLINLAMIL SURABAYA

Minimize

Current Articles | Categories | Search | Syndication

UNSUR KOLINLAMIL KRI TELUK LAMPUNG - 540 SUKSES LAKSANAKAN PENDARATAN KHUSUS MARINIR

 

Jakarta, 7 Februari 2018 ------- Unsur Kolinlamil KRI Teluk Lampung 540 melaksanakan operasi pergeseran pasukan dan material ke Miangas, Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, Rabu (7/2). Operasi angkutan laut militer ini dalam rangka mendukung latihan pemantapan Batalyon Taifib Marinir Pasmar 1 Surabaya.

Kapal perang jenis Frosch ini mengangkut 143 prajurit Taifib Marinir dengan material perahu karet, sea rider, Motor tempel, platform RDO dan BBM.

Latihan diawali dari embarkasi material dan personel di dermaga Halong Koarmatim, Surabaya dilanjutkan lintas laut menuju daerah latihan pendahuluan di Perairan Melonguane, Sulawesi Utara.

Komandan KRI Teluk Lampung Mayor Laut (P) Sobarudin menjelaskan selama lintas laut berjalan dengan baik selama lintas laut keadaan cuaca cenderung berawan, anginnya cukup kencang dan gelombang laut cukup tinggi antara 1,5 hingga. 2,5 meter.

Beberapa latihan yang dilaksanakan selama lintas laut yaitu Prosedur Mine Field Transit, Latihan Peran Tempur Bahaya Udara dan Latihan PEK. Tiba di daerah latihan pendahuluan, cuaca di Melonguane buruk, namun demikian latihan pendahuluan terjun tempur dan Rubber Deck berjalan dengan aman dan lancar.

Secara terpisah, Panglima Kolinlamil Laksda TNI Yudo Margono, S.E. melalui Asops Pangkolinlamil Kolonel Laut (P) Bambang Irawan menyampaikan bahwa keterlibatan KRI dalam Latratsus memilliki kontribusi penting sehingga konsep latihan dan prosedur harus dipahami. Mulai dari diam radio, pembatasan pancaran radar dan kendali operasi KRI, sehingga harus diadakan koordinasi yang baik fungsi KRI dalam ratsus dengan Marinir.

KRI Teluk Lampung 540 adalah Kapal Perang jenis Landing Ship Tank (LST) Type Frosch, yang bertugas sebagai armada pendarat bagi pasukan Marinir TNI AL dan juga sebagai kapal pengangkut personel, logistik dan materiil ke pulau-pulau perbatasan dan daerah-daerah rawan di wilayah Indonesia. KRI ini dibuat di galangan VEB Penee Werft Wolgast, Jerman Timur, pada tahun 1979 dan saat ini merupakan salah satu unsur Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) yang berada di jajaran Satuan Lintas Laut Militer (Satlinlamil) Surabaya.

KRI Teluk Lampung 540 memiliki berat 1,900 ton. Dengan dimensi 90,70 meter x 11,12 meter x 3,4 meter. Ditenagai oleh 2 mesin diesel, 2 shaft menghasilkan 12,000 bhp yang sanggup mendorong kapal hingga kecepatan 18 knot. KRI Teluk Lampung bukan termasuk armada tempur maupun pemukul melainkan sebagai armada pendarat dan pengangkut logistik, KRI Teluk Lampung 540 hanya dibekali senjata pertahanan diri berupa: kanon laras ganda kaliber 37 mm Model 1939, Meriam Bofors 40/70 berkaliber 40mm dengan kecepatan tembakan 120-160 rpm, jangkauan 10 Km untuk target permukaan terbatas dan target udara, kanon laras ganda kaliber 25mm, Sensor dan elektronis, KRI Teluk Lampung 540 pun diperlengkapi radar MR-302/Strut Curve Air/Surface Search.

Operasi pergeseran pasukan dan material merupakan salah satu tugas dan fungsi Kolinlamil sebagai pembina kemampuan sistem Angkutan Laut Militer, dengan menyelenggarakan pergeseran pasukan TNI dan Polri yang meliputi personel, peralatan dan perbekalan, baik yang bersifat administratif maupun taktis strategis.

Selain itu operasi pergeseran pasukan ini merupakan salah satu tugas pokok yang diemban oleh Kolinlamil sebagai Kotama operasional TNI, oleh karena itu Komandan KRI beserta seluruh prajuritnya agar mengedepankan faktor keamanan personel maupun material, baik KRI maupun pasukan yang diangkut.. (Dispen Kolinlamil)


Demikian Berita Dinas Penerangan Kolinlamil

Keterangan Foto : KRI Teluk Lampung 540 saat mendebarkasikan perahu karet Yontaifib Pasmar 1 Surabaya di Perairan Melonguane, Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara.


 

posted @ Thursday, February 08, 2018 6:57 AM by Dispen Kolinlamil

Previous Page | Next Page