Get Adobe Flash player

BERITA

Minimize

Current Articles | Categories | Search | Syndication

PRAJURIT DAN PNS KOLINLAMIL BENTENGI DIRI DENGAN VAKSINASI DIFTERI

  

Jakarta, 2 Februari 2018 ------- Untuk mencegah berbagai penularan virus penyakit yang berkembang dimasyarakat, jajaran Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) mendapatkan imunisasi vaksin difteri yang dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Kolinlamil, Jumat (02/02/2018).

Sejumlah 234 personil berbondong-bondong menuju beberapa lokasi yang menjadi tempat untuk mendapatkan imunisasi vaksin difteri. Beberapa tempat yang menjadi lokasi vaksinasi diantaranya di Gedung Laut Nusantara untuk para pejabat utama Kolinlamil dan staf, KRI Banda Aceh 593, KRI Tanjung Nusanive 973  dan KRI Tanjung Kambani 971.

Sejak pagi hari hingga usai jam olahraga, para prajurit Kolinlamil secara bergiliran antri untuk melakukan pencegahan dini terhadap virus yang menjadi fenomena di Indonesia.

Menurut Kadiskes Kolinlamil Letkol Laut (K) dr. Pujo Dwi Laksono, M.Kes., Sp.THT vaksinasi difteri ini penting bagi prajurit, karena difteri adalah infeksi bakteri yang umumnya menyerang selaput lendir pada hidung dan tenggorokan. Penyakit ini sangat menular dan berpotensi mengancam jiwa. Gejala penyakit ini berupa nyeri telan, demam ringan, hingga stridor dan tanda lain sumbatan jalan napas. Dalam 2-5 hari setelah terinfeksi, akan terbentuk membran yang melekat berwarna  putih-kelabu dapat  menutup tonsil dan dinding faring. Dapat terjadi  limfadenitis leher dan submandibula, bila bersamaan dengan edema jaringan lunak leher yang luas  timbul bullneck. Selanjutnya tergantung derajat penyebaran toksin dan luas membran. Bila kasus berat, dapat terjadi  kegagalan pernafasan dan atau jantung.

“Vaksinasi diprioritaskan untuk prajurit yang berdinas di kapal perang (KRI) karena mobilitas mereka yang cukup tinggi. Dan juga bagi tenaga kesehatan yang berpotensi tertular pasien” jelas dokter spesialis telinga dan hidung ini.

Dengan vaksin ini diharapkan para prajurit dapat terhindar dari bahaya ancaman Difteri. Sejak vaksin difteri ditemukan dan imunisasi terhadap Difteri ditingkatkan, jumlah kasus penyakit dan kematian akibat Difteri menurun dengan drastis. Pada tahun 2017, Indonesia mengalami kejadian luar biasa (KLB) difteri dan mencakup 28 propinsi.

Sementara itu dalam rangka membantu pemerintah untuk penanggulangan KLB difteri, Puskes TNI telah membentuk Satgas Difteri dan mencanangkan giat bulan vaksinasi difteri serentak bagi keluarga besar TNI. Kegiatan ini juga dilaksanakan di beberapa kotama TNI lainnya melalui vaksinasi TD yang mengandung Toksoid Tetanus dan Difteri, bagi seluruh personel secara bertahap. (Dispen Kolinlamil)

Demikian Berita Dinas Penerangan Kolinlamil

Keterangan Foto : Prajurit Kolinlamil antri untuk mendapatkan vaksin difteri oleh Dinas Kesehatan Kolinlamil di Gedung Laut Nusantara, Mako Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

 

posted @ Friday, February 02, 2018 10:42 PM by Dispen Kolinlamil

Previous Page | Next Page